Pelatihan Legislatif DPM FMIPA 2025 : Mewujudkan Legislasi Demokratis yang Berintegritas dengan Membentuk Legislator Muda yang Adaptif, Inovatif, dan Berperan Aktif dalam Membangun Transformasi Positif

Pelatihan Legislatif Dewan Perwakilan Mahasiswa FMIPA 2025 yang dilaksanakan pada tanggal 18 s/d 19 Oktober 2025 diikuti oleh mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Gedung C3 Ruang Kuliah Fisika C3.03.01 FMIPA Unesa. Pelatihan legislatif tahun ini bertema “Mewujudkan legislasi demokratis yang berintegritas dengan membentuk legislator muda yang adaptif, inovatif, dan berperan aktif dalam membangun transformasi positif”.

Kegiatan Pelatihan Legislatif bertujuan untuk menambah wawasan tentang legislatif setingkat mahasiswa untuk menciptakan jiwa-jiwa legislator muda yang adaptif, inovatif, dan berperan aktif untuk transformasi positif. Selain itu menumbuhkan sikap yang optimis, bertanggung jawab dan percaya diri pada mahasiswa.

Pada hari pertama, materi yang diberikan pada Pelatihan Legislatif ini adalah tentang Pengenalan Kelegislatifan yang dipaparkan oleh Dosen Universitas Negeri Surabaya Fakultas Hukum Bapak Hikam Hilwanullah, S.H.,M.H., LL.M. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan simulasi uji kompetensi calon anggota legislatif, yang bertujuan untuk mengukur sejauh mana peserta memahami peran, fungsi, dan etika seorang legislator di lingkungan mahasiswa.

Selanjutnya, materi yang kedua yaitu tentang Advokasi dan Analisis Sosial yang disampaikan oleh Andika Bujang Prasetyo, beliau menyampaikan bahwa Tujuan dari kegiatan ini adalah agar mahasiswa memahami bagaimana cara melakukan advokasi yang efektif, beretika, dan berdampak nyata terhadap kebijakan maupun kehidupan kampus. Kegiatan pada hari pertama dilaksanakan dengan antusiasme para mahasiswa yang ingin menambah wawasan tentang kelegislatifan.

Pada hari kedua, materi ketiga kegiatan pelatihan legislatif ini adalah tentang Pengawasan dan Audit Keuangan yang disampaikan oleh Muhammad Syahrul Abidin, pada materi ini pemateri menjelaskan bahwa penting adanya transparansi keuangan melalui audit dan laporan pertanggungjawaban, maka dari itu diperlukan pengawasan guna untuk memastikan bahwa kegiatan yang terlaksana sesuai dengan perencanaan dalam proposal. Sebelum kegiatan dilaksanakan, harus ada proposal, dan setelah kegiatan selesai, harus dibuat LPJ.

Selanjutnya, materi yang keempat tentang Perundang – undangan dan Teknik Persidangan yang disampaikan oleh Muhammad Dimas Fitransyah, beliau menyampaikan alasan mengapa undang-undang sangat diperlukan karena jika tidak ada undang-undang maka tidak bisa adil dan konsisten, memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai nilai demokrasi transparansi dan tanggung jawab yang bertujuan agar para pelaku kegiatan tidak bisa semena-mena dengan apa yang diamanatkan. Kegiatan pada hari kedua diakhiri dengan melakukan teknik persidangan yang disambut antusias oleh peserta pelatihan legislatif.

Dari kegiatan Pelatihan Legislatif ini mendapatkan respon positif dari peserta yang ingin menambah wawasan tentang kelegislatifan, “Materi kegiatannya sangat bagus” salah satu contoh respons positif yang diberikan oleh peserta. Sebelum kegiatan berakhir, semua peserta dan panitia melakukan foto bersama sebagai dokumentasi dan juga kenang-kenangan bahwa Pelatihan Legislatif Dewan Perwakilan Mahasiswa FMIPA 2025 telah sukses dilaksanakan.

Pelatihan Advokasi dan Manajemen Aksi (PEVOMASI) 2025 oleh DPM FMIPA UNESA

Pada Sabtu 13 September 2025, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FMIPA Unesa menyelenggarakan acara Pelatihan Advokasi dan Manajemen Aksi (PEVOMASI) 2025 yang bertempat di Gedung C3 Ruang Kuliah Fisika C3.03.01 FMIPA Unesa. Pelatihan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang konsep advokasi dan strategi dalam mengelola aksi massa. Acara ini berlangsung di bawah koordinasi Fahma Sairil Ulumil Khoiriyah, selaku ketua pelaksana. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan aktivis yang memiliki kepedulian terhadap perjuangan hak-hak masyarakat melalui advokasi. Adapun susunan acara yang dilaksanakan meliputi Pembukaan dan Pembacaan Tata Tertib, Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Unesa, Sambutan-sambutan, Pembacaan Curriculum Vitae (CV) Narasumber, Pemaparan Materi serta Sesi Tanya Jawab, Studi Kasus dan Pembahasan, Ice Breaking, Doa dan Penutup. Pada acara ini terdapat beberapa materi yang dijelaskan, antara lain materi yang pertama menjelaskan tentang manajeman aksi, dan yang kedua menjelaskan tentang advokasi dan retorika.

Pada materi pertama dengan topik Manajemen Aksi, Catur Ambyah Budiono, M.Pd. selaku Ketua Umum MPM Unesa 2020, menjelaskan pentingnya pendekatan sistematis dalam mengatur gerakan kolektif guna mencapai tujuan secara efektif, efisien, dan aman. Ia menekankan bahwa keberhasilan aksi tidak hanya ditentukan oleh banyak peserta, melainkan juga strategi yang tepat, koordinasi lapangan yang baik, disiplin tinggi, serta pemanfaatan media secara optimal. Kak Catur juga memaparkan bahwa pelaksanaan aksi didukung oleh berbagai tim pendukung, seperti tim keamanan, tim medis, logistic, dokumentasi, humas, koordinator lapangan, hingga koordinator umum yang masing-masing memiliki peran masing-masing. Manajemen aksi umumnya dilakukan melalui tiga tahap yakni persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Lebih lanjut, ia menyebutkan bentuk aksi yang umumnya dilakukan antara lain long march dan demonstrasi. Menurutnya, kunci utama dalam manajemen aksi adalah perencanaan matang, kerja sama antarpihak, serta komunikasi yang efektif agar tujuan dapat tercapai tanpa menimbulkan resiko yang tidak diinginkan

Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, Kak Catur menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan manajemen terhadap reaksi selain aksi. Ia menegaskan bahwa reaksi sosial dapat dikelola dengan memahami stimulus yang melatarbelakanginya. Ia juga menyoroti pertanyaan terkait studi kasus Fery Irwandi dan pengalaman peneroran saat demonstrasi, ia menilai bahwa fenomena tersebut tidak lepas dari desain politik tertentu (by design), serta mengaitkan kerusuhan di Indonesia dengan dinamika global yang menguntungkan oknum tertentu.

 

Pada materi kedua, Muhammad Zahirudin Afnan, S.Pd. selaku Menteri Luar Negeri BEM Unesa 2022, menyampaikan materi Advokasi dan Retorika. Ia menjelaskan bahwa advokasi merupakan upaya aktif mahasiswa dalam membela dan memperjuangkan hak serta kepentingan, baik di lingkungan kampus maupun di tengah Masyarakat. Peran advokasi dinilai penting karena dapat memperkuat suara mahasiswa, mengasah kepemimpinan, sekaligus mendorong perubahan sosial yang konstruktif. Lebih lanjut, Kak Afnan menekankan bahwa bidang advokasi mahasiswa mencakup aspek akademik, sosial, kesejahteraan, lingkungan, hingga kebijakan publik, dengan fokus pada kelompok atau individu yang memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan. Dalam pemaparannya, ia juga meyoroti pentingnya retorika sebagai penunjang efektivitas advokasi. Adapun tiga unsur utama retorika yakni kredibilitas pembicara (ethos), daya tarik emosiaonal (pathos), dan kekuatan argumentasi logis (logos) disebut berperan besar dalam penyampaian pesan yang persuasif. Dengan perencanaan yang matang dan strategi komunikasi yang tepat, advokasi diyakini mampu menjadi instrument efektif dalam mewujudkan perubahan nyata, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga masyarakat luas.

Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, narasumber memberikan penjelasan terkait strategi lanjutan apabila aspirasi organisasi tidak mendapat respon dari pihak birokrasi, dan menekankan pentingnya langkah persuasif sebelum aksi demonstrasi. Terkait penggunaan bahasa dalam retorika, narasumber menekankan pentingnya memilih bahasa sederhana agar mudah dipahami audiens. Menanggapi pertanyaan tentang cara mengajak mahasiswa FMIPA yang cenderung pendiam untuk menyuarakan aspirasi, narasumber menyarankan penggunaan form aspirasi sebagai media alternatif.

 

Rapat Evaluasi 2025: Wujudkan Transparansi dan Perbaikan Kinerja BEM FMIPA

Rabu, 30 Juli 2025, bertempat di Auditorium C8 Gedung Matematika FMIPA UNESA, telah dilaksanakan Rapat Evaluasi 2025 yang dihadiri oleh DPM FMIPA, perwakilan BEM FMIPA, dan HMP FMIPA.

Rapat Evaluasi merupakan forum resmi tahunan yang bertujuan untuk meninjau, menilai, dan mengevaluasi program kerja serta laporan pertanggungjawaban tengah periode BEM FMIPA UNESA. Melalui forum ini, seluruh organisasi kemahasiswaan di FMIPA dapat memberikan masukan dan saran yang membangun agar kinerja organisasi semakin optimal di periode berikutnya.

Dalam Sidang Pleno II, ditetapkan tata tertib acara sekaligus penyesuaian redaksi mengenai waktu dan tempat pelaksanaan rapat. Selanjutnya pada Sidang Pleno IV, pembahasan laporan pertanggungjawaban menyoroti beberapa poin penting, terutama pada aspek pelaporan keuangan yang perlu diperjelas, seperti ketidaksesuaian saldo akhir pada kegiatan TOM, perbedaan harga ID Card pada PPTD, dan rincian kuantitas pembelian pada FUN.

Berbagai saran perbaikan diberikan, di antaranya: pelaporan keuangan harus disajikan lebih rinci, kuantitas pembelian dicantumkan secara jelas, serta revisi nota disusun rapi untuk menghindari kesalahan serupa di masa mendatang.

Melalui Rapat Evaluasi ini, diharapkan BEM FMIPA dapat meningkatkan transparansi, akurasi pelaporan, serta kualitas program kerja. Selain itu, rapat ini juga memperkuat koordinasi antara DPM, BEM, dan HMP FMIPA sehingga sinergi organisasi semakin solid untuk mendukung kemajuan FMIPA UNESA.

Sidang Intern III: Peraturan PKKMB dan LKMM Pra-TD

Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya telah kembali menyelenggarakan salah satu program kerjanya, yaitu Sidang Intern III, sebagai bagian dari proses legislasi internal organisasi mahasiswa. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Rabu, 23 Juli 2025 bertempat di Gedung Auditorium D1 FMIPA Unesa. Sidang Intern III menjadi forum penting untuk membahas dan menetapkan regulasi internal organisasi mahasiswa FMIPA Unesa, khususnya yang berkaitan dengan peraturan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Pra Tingkat Dasar (LKMM Pra-TD) selingkup FMIPA Unesa. Kegiatan berlangsung dengan suasana formal dan penuh perhatian dari seluruh peserta yang terdiri dari anggota DPM serta perwakilan BEM FMIPA Unesa dan HMP di lingkungan FMIPA Unesa.

Sidang dibuka secara resmi pada pukul 08.31 WIB oleh presidium sidang sementara yang dipimpin oleh Pradipta Raindra Pranata sebagai ketua sidang, Nadila Nur Ziyadatul Rohma sebagai sekretaris, dan Firnia Salsabila sebagai anggota. Ada beberapa acara inti pada Sidang Intern III diantaranya Sidang Pleno I Pembahasan dan Penetapan Agenda Acara, Sidang Pleno II Pembahasan dan Penetapan Tata Tertib Sidang, Sidang Pleno III Pemilihan dan Penetapan Presidium Tetap, dan Sidang Pleno IV Peraturan PKKMB dan LKMM Pra-TD FMIPA Unesa. Sidang pleno kedua dimulai pukul 08.45 WIB dengan pembahasan tata tertib yang dilakukan secara menyeluruh dari Bab I hingga Bab X yang telah disepakati bersama. Kemudian pimpinan sidang berikutnya ditetapkan dengan susunan presidium tetap, yaitu Andika Febrianto sebagai ketua, Firli Fallah Ardana Marchanti sebagai sekretaris, dan Muhammad Rifqi Maulana sebagai anggota.

Selanjutnya, sidang pleno keempat dimulai pada pukul 09.20 WIB untuk membahas Peraturan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru FMIPA. Pembahasan dilakukan secara sistematis dari Bab I hingga Bab XV. Semua pasal disepakati, namun terdapat beberapa revisi yang perlu menjadi perhatian. Di antaranya adalah perubahan waktu pelaksanaan LKMM Pra-TD FMIPA UNESA 2025 yang semula direncanakan berlangsung dari Agustus hingga Oktober, kemudian diubah menjadi mulai minggu kedua bulan September hingga Oktober secara online. Selain itu, disepakati bahwa kegiatan tambahan dapat dilaksanakan diluar kegiatan resmi LKMM Pra-TD secara offline dengan syarat kegiatan yang diselenggarakan setelah LKMM Pra-TD harus menggunakan proposal yang berbeda dari kegiatan utama. Sidang ini secara resmi ditutup dan ditetapkan pada pukul 13.47 WIB oleh presidium tetap.

Melalui pelaksanaan Sidang Intern III ini, DPM FMIPA UNESA menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas tata kelola organisasi mahasiswa yang profesional dan berbasis regulasi. Keputusan-keputusan yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi pedoman resmi dalam pelaksanaan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Pra Tingkat Dasar (LKMM Pra-TD), serta menjadi dasar pengawasan bagi seluruh organisasi mahasiswa di lingkungan FMIPA Unesa. Selain itu, sidang ini juga mencerminkan semangat demokratis, akuntabilitas, dan integritas yang dijunjung tinggi oleh DPM FMIPA UNESA dalam membina kehidupan kemahasiswaan yang aktif dan berintegritas akademik.

Lampiran Draft UU: https://drive.google.com/file/d/1_aHumzOjDUW8kxPgaXL1RIv5YC948m9h/view?usp=drive_link

Menjadi Saksi Langsung Pengesahan RPJMD: DPM FMIPA UNESA Hadiri Rapat Paripurna di DPRD Jawa Timur

Pada Senin, 7 Juli 2025, Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya (DPM FMIPA Unesa) mendapatkan kesempatan berharga untuk mengikuti secara langsung jalannya Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timur dalam rangka pengesahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jawa Timur. Bertempat di Gedung DPRD Jawa Timur, Surabaya, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi anggota DPM untuk menyaksikan secara nyata proses legislasi di tingkat pemerintahan daerah.

Rapat Paripurna dimulai dengan pembukaan resmi oleh pimpinan sidang DPRD Jawa Timur. Suasana berlangsung khidmat dan penuh antusiasme, mengingat agenda utama hari itu adalah pengesahan RPJMD yang akan menjadi arah pembangunan Jawa Timur untuk lima tahun ke depan. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan pendapat akhir dari masing-masing fraksi yang mewakili suara partai politik di DPRD.

Parlemen Abisatya Daksa
                 Parlemen Abisatya Daksa

Dalam sesi tersebut, setiap fraksi menyampaikan pandangan, kritik, serta dukungan terhadap isi dokumen RPJMD. Keberagaman sudut pandang yang disampaikan mencerminkan dinamika demokrasi yang hidup dalam proses penyusunan kebijakan publik. Sebagai penutup, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, turut memberikan pernyataan akhir dan menyampaikan harapan besar terhadap implementasi RPJMD sebagai pedoman pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Setelah seluruh rangkaian penyampaian pendapat selesai, dokumen RPJMD resmi disahkan dalam rapat paripurna. Momen ini menandai berlakunya arah kebijakan pembangunan Jawa Timur yang akan dijalankan hingga tahun 2029.

Kehadiran DPM FMIPA UNESA dalam forum legislatif tersebut tidak hanya menjadi bentuk partisipasi mahasiswa dalam memahami proses legislasi daerah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual tentang dinamika politik, kebijakan publik, serta peran strategis lembaga legislatif dalam pembangunan.

Melalui pengalaman ini, DPM FMIPA UNESA diharapkan mampu memperluas wawasan serta memperkuat komitmen dalam mengawal nilai-nilai demokrasi, khususnya dalam ranah kampus dan organisasi kemahasiswaan. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa mahasiswa sebagai agen perubahan perlu memahami dan mengkritisi kebijakan publik sebagai bagian dari tanggung jawab intelektual dan sosial.

DPM FMIPA Unesa Gelar Webinar Secara Online Bahas Isu Tentang Kebijakan Anggaran Negara dan Militerisasi Ruang Akademik

DPM FMIPA Unesa sukses menyelenggarakan program kerja Dialog Kebangsaan. Pada tahun 2025 ini, webinar Dialog Kebangsaan diadakan secara online melalui zoom meeting dengan narasumber Dinar Rizky Listyaputri, M.Pd. Program ini termasuk salah satu langkah edukatif yang dilakukan DPM FMIPA Unesa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama mahasiswa dan akademisi, terhadap isu-isu strategis yang muncul di lingkungan masyarakat.

 

Kegiatan webinar Dialog Kebangsaan dilaksanakan pada hari Sabtu, 28 Juni 2025 dengan tema “Militerisasi Ruang Akademik sebagai Tantangan bagi Kebebasan dan Masa Depan Pendidikan”. Program ini membahas dua isu penting, yaitu kebijakan anggaran negara melalui APBN dan militerisasi ruang akademik. Kedua isu ini saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya dan bisa berdampak besar pada masa depan pendidikan serta kebebasan berpikir di lingkungan kampus.

 

Adapun susunan acara dari webinar ini meliputi persiapan panitia, registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars UNESA, sambutan ketua pelaksana, ketua umum DPM FMIPA dan dosen pembimbing DPM FMIPA Unesa, pemaparan materi dari narasumber, tanya jawab, quiz, talkshow materi 2, penugasan, kesimpulan, awarding, dokumentasi, doa dan penutup.

 

Materi pertama menjelaskan terkait APBN sebagai Pilar Keuangan Negara Indonesia. Materi ini menjabarkan siklus perumusan APBN mulai dari perencanaan hingga pengesahan, faktor-faktor utama yang menjadi pertimbangan dalam perumusan APBN, dan alokasi serta dampak dari pelaksanaan APBN. Materi pertama disampaikan dengan sistem diskusi interaktif bersama peserta webinar.  Ketika sesi diskusi, Dinar Rizky Listyaputri, M.Pd selaku pemateri menjelaskan bahwa APBN dibagi menjadi dua: pajak dan non-pajak, dijelaskan pula pada tahun 2021-2025 terdapat 10 kementrian dengan alokasi anggaran terbanyak, salah satunya adalah menteri pertahanan. 

 

Materi kedua adalah Militerisasi Kampus di Indonesia, topik utama dari materi ini membahas terkait tanggapan pemerintah terhadap suara akademia. Meningkatnya praktik korupsi, hukum yang lemah, dan kemunduran nilai-nilai demokrasi di Indonesia menjadi penyebab mahasiswa kembali bergerak melakukan aksi sebagai bentuk kekecewaan generasi muda terhadap kondisi politik nasional. Sayangnya, tanggapan pemerintah tidak sesuai dengan harapan. Respon yang diberikan justru menunjukkan kemunduran demokrasi yang mendalam. Setelah pemaparan materi, peserta diberikan studi kasus berupa video dengan konteks militerisasi kampus dan NKK/BKK. Hal ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman peserta terhadap materi yang dibahas. Kemudian, di akhir acara, webinar Dialog Kebangsaan ditutup dengan sesi dokumentasi dan doa bersama.

KUNJUNGAN KERJA DPM FMIPA 2025

“Crafting Legislative Collaboration for Inclusive and Innovative Campus Democracy”

Pada hari Sabtu, 14 Juni 2025, DPM FMIPA UNESA melaksanakan kegiatan kunjungan kerja kelembagaan ke BLM FST UNAIR. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mempererat hubungan serta memperluas wawasan antar lembaga legislatif mahasiswa.

Kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan persiapan peserta di titik kumpul. Selanjutnya, panitia dari kedua belah pihak mempersiapkan teknis acara hingga pukul 08.30 WIB. Setelah peserta melakukan registrasi, kegiatan resmi dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan oleh MC.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pelaksana dan Ketua Umum masing-masing lembaga, sebagai bentuk penghargaan atas kerja sama yang terjalin. Kemudian, sesi pengenalan organisasi dilaksanakan secara bergantian, dimulai dari BLM FST UNAIR, disusul oleh DPM FMIPA UNESA. Masing-masing memaparkan struktur komisi, program kerja, dan sistem internal organisasi.

Untuk mencairkan suasana, panitia menghadirkan sesi ice breaking sebelum peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD). Dalam FGD ini, perwakilan dari setiap komisi berdiskusi secara langsung mengenai sistem kerja, tantangan fungsional, serta potensi sinergi antarkomisi dari kedua lembaga. Setelah FGD, kegiatan dilanjutkan dengan sesi game interaktif, yang menjadi momen keakraban antarpeserta.

Kemudian acara berlanjut dengan penyampaian kesan dan pesan, serta penyerahan cinderamata dan piagam penghargaan sebagai simbol hubungan baik antara DPM FMIPA UNESA dan BLM FST UNAIR. Sebelum memasuki waktu istirahat, doa penutup dibacakan untuk menutup sesi formal kegiatan. Peserta kemudian melaksanakan salat Zuhur secara individu, dilanjutkan dengan makan siang bersama.

Selepas istirahat, peserta mengikuti sesi dokumentasi dan pembuatan konten sebagai bagian dari publikasi kegiatan. Acara diakhiri dengan kegiatan tour kampus Universitas Airlangga, yang memberikan pengalaman baru terkait lingkungan akademik dan kehidupan kampus di FST UNAIR.

Melalui kegiatan kunjungan kerja ini, baik DPM FMIPA UNESA maupun BLM FST UNAIR memperoleh banyak manfaat dan pengalaman. Mulai dari penguatan fungsi komisi, pertukaran sistem kerja organisasi, diskusi terkait advokasi kelembagaan, hingga terbentuknya jaringan sinergis antarlegislatif mahasiswa. Selain itu Kunjungan Kerja dapat menjadi wadah pembelajaran yang konstruktif bagi mahasiswa dalam berorganisasi untuk terus mengembangkan nilai-nilai demokrasi kampus yang inklusif dan progresif pada periode selanjutnya.

Harapannya, dengan diadakannya kunjungan kerja ini dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas, solid dan berkelanjutan antara DPM FMIPA UNESA dan BLM FST UNAIR pada periode  selanjutnya. Selain itu diharapkan kedua lembaga ini mampu saling menginspirasi dalam menciptakan kebijikan maupun program kerja yang adaptif terhadap mahasiswa lainnya dan dapat membuka peluang kerjasama dalam membentuk progres bersama maupun forum diskusi antar universitas yang mendorong terwujudnya lingkungan organisasi inklusif dan inovatif.

Membangun Kekompakan dan Jiwa Kepemimpinan melalui Upgrading DPM FMIPA UNESA 2025

Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya (DPM FMIPA UNESA) telah sukses melaksanakan salah satu program kerja dari Komisi D, yaitu Upgrading. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anggota DPM serta para fungsionaris mengenai tugas dan peran DPM FMIPA, sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan serta menjaga komitmen dalam berorganisasi. Upgrading diselenggarakan secara luring selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 2–4 Mei 2025, bertempat di Villa Wahyu, Pacet. Kegiatan ini diketuai oleh Zakaria selaku perwakilan dari Komisi D.

Kegiatan diawali pada hari Jumat (2/5/2025) dengan sesi pembukaan yang dipimpin oleh Ketua DPM FMIPA UNESA, Dwi Apriliansyah Mutia Dewi. Setelah pembukaan, seluruh anggota DPM melakukan sesi perkenalan antaranggota komisi. Momen ini menjadi wadah untuk saling mengenal satu sama lain dan membangun awal yang hangat dalam kebersamaan. Kegiatan hari pertama ditutup pada pukul 23.00 WIB, dilanjutkan dengan istirahat.

Hari kedua dimulai pada pukul 07.30 WIB dengan permainan seru “Ular Balon” yang membangkitkan semangat dan kekompakan peserta. Setelah sarapan bersama, kegiatan dilanjutkan dengan rangkaian penyampaian materi dari para pimpinan DPM. Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum memaparkan materi keorganisasian yang membahas peran strategis dan nilai-nilai kepemimpinan dalam DPM. Sesi berikutnya diisi oleh Sekretaris DPM yang menyampaikan materi administrasi umum. Dilanjutkan dengan pemaparan dari Komisi A mengenai pengawasan dan budgeting, yang memberikan panduan praktis mulai dari cara melakukan pengawasan hingga bagaimana menjadi pengawas yang efektif. Selanjutnya, Komisi B membawakan materi mengenai Undang-undang dan langsung dilanjutkan dengan simulasi sidang “Teknik Persidangan” yang melibatkan seluruh peserta secara aktif.

Pada malam harinya, peserta berkumpul bersama para demisioner dalam sesi berbagi pengalaman. Suasana penuh kehangatan dan inspirasi terasa dalam sesi ini, di mana para demisioner membagikan kisah perjuangan dan nilai-nilai yang mereka pegang selama menjabat. Setelah itu, dilaksanakan acara bakar-bakar yang menjadi momen relaksasi dan kebersamaan dalam nuansa santai dan akrab.

Hari terakhir (4/5/2025) dimulai dengan kegiatan santai. Sebagian peserta menikmati udara pagi dengan berjalan-jalan di sekitar villa, sementara yang lain berkumpul di balkon untuk berbincang ringan. Setelah itu, seluruh peserta menikmati sarapan bersama, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai penutup kegiatan.

Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan Upgrading DPM FMIPA UNESA berhasil menciptakan suasana yang hangat, penuh semangat, dan sarat makna. Melalui rangkaian aktivitas mulai dari permainan interaktif, pemaparan materi organisasi, hingga momen santai seperti sesi berbagi dan acara bakar-bakar, peserta tidak hanya mempererat hubungan antaranggota, tetapi juga memperkaya wawasan serta memperkuat kesiapan diri untuk menjadi pemimpin yang lebih baik. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk membangun solidaritas, meningkatkan kapasitas individu, dan menumbuhkan semangat kolektif dalam menjalankan peran sebagai Dewan Perwakilan Mahasiswa yang solid dan visioner.

 

SIDANG INTERN II 2025

Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Surabaya (DPM FMIPA UNESA) baru saja melaksanakan salah satu program kerja yaitu Sidang Intern II. Sidang Intern II DPM FMIPA UNESA dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 16 Maret 2025 di Ruang Auditorium Fisika Gedung C03.03.01 Fisika UNESA. Ada beberapa acara inti pada Sidang Intern II diantaranya Sidang Pleno I Pembahasan dan Penetapan Agenda Acara, Sidang Pleno II Pembahasan dan Penetapan Tata Tertib Sidang, Sidang Pleno III Pemilihan dan Penetapan Presidium Tetap, dan Sidang Pleno IV Pembahasan dan Penetapan Mekanisme Pengawasan dan Penilaian BEM FMIPA Unesa dan HMP di Lingkungan FMIPA UNESA.

Sidang Intern II merupakan sidang yang dilakukan secara internal oleh DPM FMIPA UNESA
yang membahas mengenai mekanisme pengawasan dan penilaian ormawa FMIPA UNESA 2025. Pada sidang ini dihadiri oleh perwakilan masing-masing ormawa FMIPA UNESA. Pembuatan mekanisme pengawasan BEM dan HMP selingkup FMIPA UNESA merupakan pedoman pelaksanaan pengawasan BEM dan HMP selingkup FMIPA UNESA. Sidang Intern II bertujuan untuk menetapkan regulasi terkait mekanisme pengawasan dan penilaian BEM dan HMP di lingkungan FMIPA UNESA.


Sidang pleno 2 dimulai pukul 08.53 di ruang C3.03.01 Gedung Fisika FMIPA Unesa dengan
agenda utama pembahasan tata tertib. Pembahasan dilakukan secara mendetail dengan
mengkaji bab per babnya. Hasilnya, seluruh bab dari Bab I hingga Bab X telah disepakati,
dengan beberapa revisi, serta pembenahan redaksi di beberapa bab lainnya. Selain itu, terdapat
beberapa poin penting yang telah disepakati dan perlu menjadi perhatian ke depannya. Sidang pleno 2 ditetapkan oleh presidium sidang sementara yang dipimpin oleh Silvia Azmi Nadhiroh sebagai ketua sidang, Nicken Yudhi Ahmad Pramesti sebagai sekretaris sidang, dan Ahmad Rizki Akbar Darmawan sebagai anggota. Kemudian, pimpinan sidang berikutnya ditetapkan dengan susunan ketua Puguh Setya Wibowo, dengan Asel Novandi Pratama sebagai sekretaris sidang, dan Favian Rafi sebagai anggota.

Setelah pembahasan dan penetapan tata tertib selesai, sidang berlanjut ke mekanisme pengawasan dan penilaian yang dibuka pada pukul 09.17. Pembahasan juga dilakukan bab per bab, di mana seluruh bab dari Bab Pendahuluan hingga Bab IX telah disepakati. Beberapa revisi dilakukan, seperti penambahan redaksi di Bab IV Sidang ditetapkan pada pukul 09.42 dengan ketua sidang Puguh Setya Wibowo, sekretaris Asel Novandi Pratama, serta anggota Favian Rafi. Setelah itu, agenda acara sidang ditetapkan pada pukul 09.52 dengan presidium tetap yang terdiri dari Puguh Setya Wibowo sebagai ketua, Asel Novandani Pratama sebagai sekretaris, dan Favian Rafi sebagai anggota.

Melalui sidang ini, diharapkan hasil yang telah ditetapkan dapat menjadi pedoman utama dalam melaksanakan pengawasan terhadap kinerja BEM FMIPA Unesa dan HMP di lingkungan FMIPA Unesa, dengan tujuan untuk menetapkan regulasi terkait mekanisme pengawasan dan penilaian yang transparan, akuntabel, serta sesuai dengan nilai-nilai keilmuan dan integritas organisasi mahasiswa.

RAPAT KERJA 2025

Rapat Kerja Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) merupakan wadah bagi para pengurus untuk menyusun, membahas, dan menetapkan program kerja yang akan dijalankan selama satu periode kepengurusan. Dengan perencanaan yang matang maka organisasi dapat lebih efektif dalam mencapai visi dan misinya. Pada rapat kerja, setiap divisi atau bidang dalam ORMAWA memiliki kesempatan untuk memaparkan rencana kegiatan, mendiskusikan tantangan yang mungkin dihadapi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang koordinasi antar pengurus agar setiap program yang dirancang dapat berjalan selaras dan memberikan manfaat yang maksimal bagi mahasiswa serta lingkungan kampus.

Dengan ini Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FMIPA UNESA menyelenggarakan kegiatan Rapat Kerja (RAKER) pada hari Sabtu 15 Maret 2025 di Ruang Auditorium Fisika Gedung C03.03.01 Fisika UNESA, dengan ketua pelaksana Cindy Kharisma Dewi. Melalui kegiatan ini, diharapkan adanya kesepakatan mengenai program kerja yang dijalankan oleh ORMAWA FMIPA UNESA pada periode 2025. Sehingga seluruh kegiatan program kerja dapat terencana dengan baik dan lancar sesuai dengan waktu yang dilaksanakan. Rapat Kerja ini bertujuan untuk membahas dan menyepakati program kerja DPM FMIPA dan BEM FMIPA periode 2025. Rapat Kerja ini  dihadiri oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA UNESA dan juga perwakilan dari setiap HMP FMIPA. 

Dalam pelaksanaan Rapat Kerja terdapat beberapa acara inti diantaranya Sidang Pleno l Pembahasan dan Penetapan Program Kerja, Sidang Pleno ll Pembahasan dan Penetapan Tata Tertib Rapat Kerja Ormawa FMIPA Unesa, Sidang Pleno lll Pemilihan dan Penetapan Presidium Tetap, Sidang Pleno IV Pembahasan dan Penetapan Rencana Program Kerja DPM FMIPA Unesa 2025 serta Sidang Pleno V Pembahasan dan Penetapan Rencana Program Kerja BEM FMIPA Unesa 2025.

Pemaparan program kerja DPM dilakukan oleh ketua umum DPM, Dwi Apriliansyah Mutia Dewi. Ia menjelaskan mengenai Badan Pengurus Harian, Komisi dalam ruang lingkup DPM FMIPA UNESA, dan dibantu juga oleh jajaran ketua masing-masing komisi. DPM memiliki beberapa rencana program kerja dan juga agenda pada periode 2025, yakni dari BPH terdapat rapat rutin, rapat kerja, pengadaan ATK, bincang komisi, dan Pemira. Kemudian rencana program kerja dari komisi A terdapat pengawasan budgeting dan audit keuangan BEM dan HMP selingkup FMIPA UNESA, serta pengadaan rapat evaluasi. Dari Komisi B, terdapat rencana program kerja Sidang Internal II (Tata Tertib dan Kode Etik DPM FMIPA UNESA), Sidang Internal II (Mekanisme pengawasan DPM FMIPA UNESA), Sidang Internal III (Peraturan PKKMB FMIPA UNESA, Sidang Internal IV (PEMIRA FMIPA UNESA), MMF XII FMIPA UNESA, MMF LUB FMIPA UNESA. Dari Komisi C terdapat rencana program kerja dialog kebangsaan, sarasehan, PEVOMASI, jaring aspirasi dan rakor warga. Dari Komisi D terdapat rencana program kerja upgrading, edukasi parlemen, kunjungan kerja, pelatihan legislatif dan rakoor ormawa.

Rapat Kerja merupakan forum untuk membahas dan menyepakati bersama program kerja DPM FMIPA dan BEM FMIPA UNESA periode 2025. Program kerja itu disusun untuk mencapai tujuan organisasi dalam jangka waktu tertentu. Kegiatan Rapat Kerja ini  bertujuan agar anggota DPM, BEM maupun Hima mengetahui rumusan dan rencana kegiatan  yang akan diambil oleh DPM dan BEM FMIPA UNESA periode 2025.

Pada Forum Rapat Kerja tersebut, Mochammad Anshori selaku Ketua BEM FMIPA UNESA periode 2025 juga turut menjelaskan tentang Badan Pengurus Harian, Biro dan Departemen dalam ruang lingkup BEM FMIPA UNESA, dibantu oleh perwakilan dari setiap departemennya. BEM sendiri memiliki berbagai program kerja dan agenda yang akan dilaksanakan pada tahun 2025. Untuk BPH sendiri di antaranya ada upgrading, rapat rutin, koordinasi ormawa dan studi banding.

Di dalam kepengurusan BEM FMIPA sendiri terdapat 2 biro, yaitu Biro Umum dan Biro Media Informasi dan Komunikasi (MIK). Biro Umum memiliki rencana progam kerja dan agenda antara lain kepala biro umum, sponsorship, kemitraan, dan usaha, kearsipan dan data center, inventaris serta rumah tangga. Sementara itu, Biro MIK memiliki rencana agenda Mip(A)presiasi, PHBI/PHBN dan kalender ORMAWA. 

Tak hanya itu saja, BEM FMIPA UNESA juga memiliki 8 departemen. Dari departemen agama sendiri, memiliki rencana agenda dan program kerja trainning of mentor, semarak qur’ani, kajian agama, semarak Ramadhan, depag menyapa dan religion upgrade. Departemen Riset, Teknologi dan Pendidikan (Ristekdik) memiliki program kerja dan agenda, seperti intergalactic, workshop kepenulisan ilmiah, info lomba, pelaporan dan informasi prestasi mahasiswa serta  MBKM center. Sementara itu, Departemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (PSDM) terdapat program kerja dan agenda, yaitu warung informasi (WAFO), pelatihan pemandu LKMM-TD, PKKMB FMIPA UNESA 2025 (ORIGAMIPA) dan LKMM-TM. Di sisi lain, Departemen Seni dan Olahraga (Senor) mempunyai program kerja dan agenda PORMASI, Putra Putri FMIPA (PPF), MI-Zone, Ultras MIPA dan FMIPA For Garuda (FFG). Dari Departemen Ekonomi Kreatif (Ekraf) terdapat rencana program kerja AWC, MIPA Mart, Maba Station, Sewa apk & jasa cek turnitin. Di Departemen Advokastra sendiri terdapat rencana program kerja dan agenda Carrier Expo Connection, MIPA Mental Health Talk & Chill,  Ruang MIPA Lindungi, ADVO MIPA CENTER, Info Beasiswa dan Magang. Dari Departemen Kastrat juga  memiliki rencana agenda dan program kerja kopi demokrasi, kajian isu, konsolidasi FMIPA,  aksi teatrikal,  PODCASTRA. Sementara departemen yang terakhir adalah Departemen Sosial dan Lingkungan (Sosling) dengan rencana program kerja dan agenda Green Guardians, FMIPA Untuk Negeri (FUN),  Hari Anak Internasional, Event Penggiat, Clean Campus

Kegiatan Rapat Kerja ini berjalan dengan lancar dengan keseluruhan program kerja dan agenda yang disampaikan oleh DPM maupun BEM FMIPA UNESA telah mendapat kesepakatan oleh seluruh peserta rapat.